SEKILAS KERAJAAN KANGAE

Kerajaan KangaE AradaE adalah sebuah kerajaan tradisional yang mempunyai “Olang Bekor” (tempat asal usul) di wilayah Meken Detun Wololaru Poma Pihak Watu Daring Mei Erin Blata Tatin, tepatnya di Nuhan Ular Tana Loran (ditengah Pulau Flores, Kabupaten Sikka minus Wilayah Muhan, Lio dan PaluE plus Hewa).
Kerajaan KangaE AradaE didirikan oleh Moan Bemu Aja, seorang keturunan Rae Raja asal Bangladesh yang mengungsi ke Sumatera. Pada tahun 900 an, Moan Bemu Aja adalah salah seorang yang ikut serta dalam armada Raja Bala Putra Dewa dari Kerajaan Sriwijaya. Armada ini dalam perjalanannya terdampar di Soda Otang Watumilok dan untuk sementara waktu mereka terpaksa mendiami Watumilok.

MENGENANG SEABAD PASAR "GO LIE TING" (Geliting)

nianalok

Maumere_ Sabtu, 27 Februari 2010, menelusuri catatan sejarah perihal asal muasal pasar Go Lie Ting tidaklah mudah, apalagi perjalanan sejarah itu sudah berlangsung seabad lalu. Sebagai orang muda yang mau belajar dari catatan sejarah, kami mencoba untuk menemui tokoh lokal di Kecamatan Kewapante.

TAHUN 2010 PASAR GELITING MENCAPAI USIA 100 TAHUN

DSC 0200
PASAR, dalam bahasa Sikka disebut Regang. Arti harafiahnya bertemu. Istilah kata ini bermakna pertemuan antara penjual dan pembali. Lebih dalam dari itu ada sebuah ungkapan tentang bentuk interaksi social dalam kehidupan bermasyarakat untuk merekatkan kebersamaan, persaudaraan, dan rasa kekeluargaan. Itulah makna dan manfaat pasar tempo doeloe yang masih dirasakan hingga sekarang.

Tabunganku BI di Kabupaten Sikka


Maumere_Program Tabunganku ini merupakan produk baru yang di luncurkan Bank Indonesia (BI) Pada 14 Februari 2010 dan dilaksanakan oleh 41 Bank di seluruh Indonesia baik Bank Nasional maupun Bank swasta dalam rangka menjaring dana simpanan dari masyarakat Indonesia.

Semparong Butuh Perhatian Pembangunan



Maumere_ Dari empat kelurahan dan tiga desa yang masuk dalam wilayah Pemerintahan Kecamatan Alok, Desa Semparong di Pulau Sukun merupakan daerah yang masih jauh dari perhatian pembangunan. Hingga saat ini pelabuhan belum ada dan angkutan laut ke Semparong masih menggunakan kapal nelayan yang kesehariannya dipakai untuk menangkap ikan dilaut. Demikian hal ini dikemukakan Camat Alok Kabupaten Sikka Silvanus Tibo, di Ruang Kerjanya Kantor Camat Alok Jl El Tari Maumere, belum lama ini. Menurut Tibo, warga Desa Semparong sangat membutuhkan perhatian dari Pemerintah dan DPRD yang ada di Kabupaten Sikka. Pasalnya diwilayah ini belum dilengkapi dengan fasilitas pembangunan yang memadai, seperti sarana transportasi baik dari Semparong maupun ke Maumere, Ibu Kota Kabupaten Sikka. Selain itu Semparong juga membutuhkan pelabuhan, sarana komunikasi, jalan dan bidang pembangunan lainnya yang lebih memadai.