DALAM catatan sejarah perjalanan Kabupaten Sikka, bandar udara (bandara) Maumere yang terletak di sebuah “klo’ang” bernama Waioti, mulai dibangun pada masa pemerintahan militerisme Jepang, tahun 1943-1944. Tatkala itu, Don Yosephus Thomas Ximenes da Silva (1895-1954), Raja Sikka ke-15 (1920-1954) bertindak menunjuk lokasinya dan mengerahkan rakyat dari kampung-kampung secara bergilir turun bekerja membangun landasan udara yang hendak digunakan penguasa Jepang untuk kepentingan militer dan perang.
blog ini berisi tulisan dan informasi tentang kejadian di kab. Sikka. selain itu blog ini juga berisi tulisan beberapa penulis lokal yang pernah dimuat di beberapa blog saya sebelumnya. semoga saja catatan informasi yang masih tersimpan ini bisa menjadi referensi bagi anda. Epan Gawang
DON THOMAS, L. SAY, FRANS SEDA
[caption id="" align="alignright" width="240"]
English: Portrait of Don Jozef Thomas Ximenes da Silva, Raja of Sikka Nederlands: Foto. Portret van Don Jozef Thomas Ximenes da Silva, Raja van Sikka (Photo credit: Wikipedia)[/caption]
DALAM catatan sejarah perjalanan Kabupaten Sikka, bandar udara (bandara) Maumere yang terletak di sebuah “klo’ang” bernama Waioti, mulai dibangun pada masa pemerintahan militerisme Jepang, tahun 1943-1944. Tatkala itu, Don Yosephus Thomas Ximenes da Silva (1895-1954), Raja Sikka ke-15 (1920-1954) bertindak menunjuk lokasinya dan mengerahkan rakyat dari kampung-kampung secara bergilir turun bekerja membangun landasan udara yang hendak digunakan penguasa Jepang untuk kepentingan militer dan perang.
DALAM catatan sejarah perjalanan Kabupaten Sikka, bandar udara (bandara) Maumere yang terletak di sebuah “klo’ang” bernama Waioti, mulai dibangun pada masa pemerintahan militerisme Jepang, tahun 1943-1944. Tatkala itu, Don Yosephus Thomas Ximenes da Silva (1895-1954), Raja Sikka ke-15 (1920-1954) bertindak menunjuk lokasinya dan mengerahkan rakyat dari kampung-kampung secara bergilir turun bekerja membangun landasan udara yang hendak digunakan penguasa Jepang untuk kepentingan militer dan perang.
Cyprianus da Costa SEKDA SIKKA
Maumere, _ Gubernur Nusa Tenggara Timur Drs. Frans Lebu Raya, Senin (18/01/2010) mengambil sumpah dan melantik Sekertaris Daerah Kabupaten Sikka, Drs. Cyprianus da Costa di Aula Sekertariat Daerah Kabupaten Sikka Jl El Tari Maumere.
FRANS SEDA
Politisi, Pendiri Unika Atma Jaya dan Kompas, Ekonom dan Kolumnis : Mengenang Tokoh Tiga Zaman (4 Oktober 1926 – 31 Desember 2009)
“Sejarah dilakukan oleh banyak orang. Tapi hanya segelintir orang yang dapat tampil, karena mereka lahir pada saat yang tepat dan mampu menafsirkannya”. Begitu tulis wartawati Italia Oriana Fallaci dalam pengantar bukunya yang terkenal, Interview With History.
“Sejarah dilakukan oleh banyak orang. Tapi hanya segelintir orang yang dapat tampil, karena mereka lahir pada saat yang tepat dan mampu menafsirkannya”. Begitu tulis wartawati Italia Oriana Fallaci dalam pengantar bukunya yang terkenal, Interview With History.
Ratu WARIA ala Flores
Persatuan Waria (wanita pria) Kabupaten Sikka (Perwakas) di Aula Hotel Beng Goan Jl Karel S. Tubun Maumere, Sabtu (16/01/2010)belum lama ini, sukses menggelar Acara Pemilihan Ratu Waria se Daratan Flores dan Lembata.
Konteks Pemilihan Ratu Waria ini diikuti para waria dari kabupaten – kabupaten yang ada di Daratan Flores dan Lembata antara lain Kabupaten Manggarai, Ngada, Ende, Sikka, Flores Timur dan Lembata.
Dalam kegiatan tersebut juga akan dilakukan pemilihan Miss Persahabatan, Miss Pariwisata, Miss Rambut Terindah, Miss Kulit Terindah dan Miss Waria Senior (Miss Antusias).
Konteks Pemilihan Ratu Waria ini diikuti para waria dari kabupaten – kabupaten yang ada di Daratan Flores dan Lembata antara lain Kabupaten Manggarai, Ngada, Ende, Sikka, Flores Timur dan Lembata.
Dalam kegiatan tersebut juga akan dilakukan pemilihan Miss Persahabatan, Miss Pariwisata, Miss Rambut Terindah, Miss Kulit Terindah dan Miss Waria Senior (Miss Antusias).
Batavia Air terlambat 4 jam, cuaca buruk
Penumpang pesawat Batavia Air tujuan Maumere Kupang harus menunggu hingga 4 jam lebih di bandara udara Waioti Maumere karena keterlambatan kedatangan pesawat Batavia dari Kupang, Minggu 17/01/10. Keterlambatan kedatangan pesawat yang seharusnya tiba di bandara Waioti pada pukul 13.20 dari Kupang di karenakan hujan lebat yang melanda wilayah kupang dan juga beberapa wilayah lain di propinsi Nusa Tenggara Timur pada beberapa hari terakhir ini.
Langganan:
Komentar (Atom)