Persatuan Waria (wanita pria) Kabupaten Sikka (Perwakas) di Aula Hotel Beng Goan Jl Karel S. Tubun Maumere, Sabtu (16/01/2010)belum lama ini, sukses menggelar Acara Pemilihan Ratu Waria se Daratan Flores dan Lembata.
Konteks Pemilihan Ratu Waria ini diikuti para waria dari kabupaten – kabupaten yang ada di Daratan Flores dan Lembata antara lain Kabupaten Manggarai, Ngada, Ende, Sikka, Flores Timur dan Lembata.
Dalam kegiatan tersebut juga akan dilakukan pemilihan Miss Persahabatan, Miss Pariwisata, Miss Rambut Terindah, Miss Kulit Terindah dan Miss Waria Senior (Miss Antusias).
Yang istimewa bagi mereka (waria) adalah acara ini secara resmi di buka Bupati Sikka Drs. Sosimus Mitang, dan dihadiri Wakil Bupati Sikka dr. Wera Damianus, M.M. Jajaran Muspida Sikka, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sikka, Ny. Fiemina Sedo Mitang dan Ny.Reyneldis Padji Wera, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Sikka, Dra. Rita Harsasi serta undangan lainnya.
Bupati Sikka dalam sambutannya sebelum membuka Acara Pemilihan Ratu Waria se Daratan Flores Lembata mengatakan waria dalam kehidupan sosialnya juga telah ikut berperan menyukseskan berbagai kegiatan pembangunan di lingkungannya.
“ untuk itu kehadiran waria dalam lingkungan sosial supaya diterima dengan baik dan jangan dipandang sebelah mata “ jelas Sosimus Mitang.
Namun, Sosimus tetap berharap agar para waria yang ada supaya didata sehingga keberadaannya makin jelas dan peran mereka dalam masyarakat dapat lebih ditingkatkan.
Sementara Kepala Dinas Periwisata dan Kebudayaan Kabupaten Sikka, Rita Harsasi, menjelaskan bahwa waria telah menunjukan eksistensinya dan selama ini telah ikut melibatkan diri dalam berbagai kegiatan kebudayaan dan pariwisata.
“ secara sadar dan dengan kemauan yang tinggi, mereka (waria) begitu berperan dalam mempromosikan kebudayaan yang ada di Sikka khususnya Flores dan Lembata keluar daerah “ jelas Rita.
Menurut Ketua Penyelenggara Pemilihan Ratu Waria, Vera Cruz M.M. bahwa kaum waria bukan menjadi kelompok minoritas yang tidak bias berbuat apa – apa. Namun sebagai kelompok minoritas waria akan menunjukan eksistensinya dalam melibatkan diri dalam berbagai kegiatan pembangunan di Kabupaten Sikka, secara umum di Flores Lembata dan NTT, bahkan untuk bangsa dan negeri ini.
“ sebagai kelompok minoritas, kami (waria) tidak untuk dikucilkan. Namun mari kita bergandengan tangan dan bersama – sama berkarya membangun negeri ini “ ungkap Vera.
Dilain pihak, seorang waria Sylvia Pink di Ruang Kerja Gemini Salon Jl. Baru Maumere, menjelaskan bahwa Pemilihan Ratu Waria bertujuan untuk mensosialisasikan keberadaan para waria kepada masyarakat luas yang ada di Daratan Flores dan Lembata.
Selain itu juga sebagai bentuk pengekspresian diri para waria dengan hal – hal yang positif.
“ moment ini juga dibuat supaya masyarakat NTT dan khususnya di Flores Lembata tahu bahwa kami para waria tidak semata identik dengan hal – hal negative semata. Namun banyak diantara kami yang memiliki usaha dan berwiraswasta “ jelas Sylvia.
Karya para waria yang dapat kita lihat antara lain melayani jasa kecantikan, salon rambut, catering, jasa kelompok masak, dan berbagai kegiatan lainnya. (john oriwis)
cek cek cek JASA SERVICE IPHONE IMAC MACBOOK IPADIPOD DI BANDUNG DAN HARGA TERMURAH
BalasHapus