APAKAH penggunaan kartu merah dan kuning sudah dikenal begitu sepak bola modern muncul? Jawabannya tidak. Kartu merah dan kuning baru diperkenalkan pada Piala Dunia 1970. Namun, inspirasinya muncul pada Piala Dunia 1966, pada perempat final antara tuan rumah Inggris lawan Argentina. Wasit yang memimpin pertandingan itu berasal dari Jerman, yakni Rudolf Kreitlein.
blog ini berisi tulisan dan informasi tentang kejadian di kab. Sikka. selain itu blog ini juga berisi tulisan beberapa penulis lokal yang pernah dimuat di beberapa blog saya sebelumnya. semoga saja catatan informasi yang masih tersimpan ini bisa menjadi referensi bagi anda. Epan Gawang
Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan
Asal-usul Kartu Merah dan Kuning
APAKAH penggunaan kartu merah dan kuning sudah dikenal begitu sepak bola modern muncul? Jawabannya tidak. Kartu merah dan kuning baru diperkenalkan pada Piala Dunia 1970. Namun, inspirasinya muncul pada Piala Dunia 1966, pada perempat final antara tuan rumah Inggris lawan Argentina. Wasit yang memimpin pertandingan itu berasal dari Jerman, yakni Rudolf Kreitlein.
Antara Radja Nainggolan, Seri A, Belgia dan PSSI
Sebuah ironi dalam sepak bola Indonesia bisa di ibaratkan punguk merindukan bulan...
[caption id="attachment_576" align="alignleft" width="298"]
Radja Nainggolan berkostum Marah[/caption]
Suatu hari kebetulan di kota Maumere telah dibuka TB. Gramedia (tepatnya 16 Maret 2010) menarik rasa penasaran saya untuk mampir dan mencari bacaan..entah buku atau apapun yang bisa dibaca..sambil melihat-lihat pajangan toko buku ini mata saya tertuju pada rak majalah dan tabloid. Kebetulan sekali yang paling menonjol adalah tabloid olahraga sepak bola (soccer). Tanpa basi-basi langsung saya ambil dan membayar di kasir...lalu pulang. Dirumah setelah membolak-balik tabloid tersebut mata saya langsung tertuju pada sebuah artikel pada halaman Liga Italy (Seri A). sebuah tulisan profil dari seorang pemain muda yang namanya sangat femiliar dengan nama Indonesia..Radja Nainggolan. Tanpa malu-malu saya langsung mengutip Lead pada tulisan tersebut: Pemain berdarah Indonesia ini akhirnya bisa tampil di pentas paling elite sepak bola Italia. Dia punya pesan khusus buat pemain muda di Indonesia.
[caption id="attachment_576" align="alignleft" width="298"]
Suatu hari kebetulan di kota Maumere telah dibuka TB. Gramedia (tepatnya 16 Maret 2010) menarik rasa penasaran saya untuk mampir dan mencari bacaan..entah buku atau apapun yang bisa dibaca..sambil melihat-lihat pajangan toko buku ini mata saya tertuju pada rak majalah dan tabloid. Kebetulan sekali yang paling menonjol adalah tabloid olahraga sepak bola (soccer). Tanpa basi-basi langsung saya ambil dan membayar di kasir...lalu pulang. Dirumah setelah membolak-balik tabloid tersebut mata saya langsung tertuju pada sebuah artikel pada halaman Liga Italy (Seri A). sebuah tulisan profil dari seorang pemain muda yang namanya sangat femiliar dengan nama Indonesia..Radja Nainggolan. Tanpa malu-malu saya langsung mengutip Lead pada tulisan tersebut: Pemain berdarah Indonesia ini akhirnya bisa tampil di pentas paling elite sepak bola Italia. Dia punya pesan khusus buat pemain muda di Indonesia.
Langganan:
Komentar (Atom)