Bersama 1.020 peserta Jamda lainnya kontingen Kwarcab Sikka telah menempati atau siap di Bumi perkemahan pada Minggu 4 Juli 2010. Demikian di lihat Maumere online saat tiba di lokasi perkemahan yang luasnya mencapai 6,8 ha tepat di Dusun Sokoloo, Desa Wologai Tengah, Kec. Detusoko, Ende. Menemani Wakil Bupati Sikka dr. Wera Damianus dan Rombongan yang ingin melihat secara langsung aktifitas peserta dari Sikka sebelum menggikuti Upacara Pembukaa Jamda VII ke esokan harinya.
[caption id="attachment_865" align="alignright" width="300" caption="Wakil Buapti Foto bersama depan Kemah Putri Kontingen Kwarcab Sikka sebelum Upacara Pembuka. Senin, 5 Juli 2010. Wologai -Ende"]
Satu hal yang dicermati oleh Wakil Bupati Sikka adalah ketidak tersediannya pasar perkemahan, menurut Wera, jika di bumi perkemahan memiliki struktur pemerintahan dan fasilitas pendukung lainnya seperti Rumah Sakit Perkemahan, Tempat Ibadah dll maka panitia juga harus menyediakan fasilitas pasar di lokasi perkemahan. Hal ini menurut Wera selain membantu peserta dalam memperoleh kebutuhan sehari-hari dan tidak perlu harus ke kota Ende untuk itu, selain membantu perekonomian masyarakat yang berada di sekitar bumi perkemahan. Hal senada juga di ungkapkan oleh Gubernur NTT Drs. Frans Lebu Raya dalam sambutannya saat membuka Jamda VII ini. “ ...harapan saya, dengan kehadiran lebih dari 1.200 orang di bumi perkemahan ini dapat sedikit membantu perekonomian masyarakat desa Wologai tengah...”ujar Gubernur NTT di depan peserta dan tamu undangan Jamda VII.(top)
hidup sikka....sikka jaya....
BalasHapussikka...sikka ...sikka manu koko sikka sa..sa...sa....
BalasHapus